PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, menegaskan pentingnya perlindungan dan penataan terhadap pasar tradisional, toko, dan pusat perbelanjaan di wilayah Kota Palangka Raya. 

Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang sehat, tertib, dan berdaya saing.

Yudhi menyebut bahwa pasar tradisional merupakan denyut nadi perekonomian masyarakat kecil. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang melindungi eksistensinya dari tekanan pasar modern, sekaligus menata agar lebih nyaman dan bersih untuk pengunjung dan pedagang.

"Pasar tradisional, toko-toko kecil, dan pusat perbelanjaan lokal harus kita tata dengan baik. Selain itu, perlindungan terhadap pelaku usaha kecil juga perlu diperkuat agar mereka mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan ritel modern," ujar Yudhi, Rabu, 18 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa penataan bukan hanya sebatas pembangunan fisik, melainkan juga menyangkut aspek kebersihan, keamanan, serta kenyamanan pengunjung. 

Dengan pengelolaan yang baik, Yudhi optimis pasar-pasar tradisional dapat menjadi pusat ekonomi yang tetap relevan dan menarik bagi masyarakat.

"Penataan yang dimaksud tidak hanya berupa pembenahan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan standar kebersihan, kenyamanan, serta pengaturan zona dagang yang tertib," pungkasnya. (MARINI/H)