BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tetap berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang infrastruktur.
Tahun ini, pembangunan jalan dan jembatan antar desa tetap menjadi prioritas meskipun ada efisiensi anggaran.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kobar, Suradi, yang menyatakan bahwa efisiensi anggaran tidak menghambat jalannya pembangunan di wilayah Kobar.
"Sesuai arahan dari Ibu Bupati, pembangunan dimulai dari desa ke kota, sehingga komitmen peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan antar desa pun tetap kami laksanakan pada tahun ini, meski adanya efisiensi anggaran, pembangunan tetap terlaksana," ujar Suradi, Rabu, 18 Juni 2025.
Menurut Suradi, pembangunan infrastruktur desa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat desa. Dengan tersedianya fasilitas dan sarana yang layak, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan publik.
"Adapun pembangunan yang kami kerjakan pada tahun ini dalam rangka meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat. Hal tersebut memudahkan masyarakat desa untuk mengakses layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, serta mampu memasarkan hasil pertanian," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR juga melakukan rekonstruksi dan pembukaan jalan baru sebagai akses penghubung, serta melaksanakan pemeliharaan agar kondisi jalan tetap dalam keadaan baik.
Selain jalan, pembangunan jembatan juga menjadi fokus utama. Beberapa jembatan di desa yang sebelumnya dibangun secara swadaya menggunakan kayu kini mulai diganti dengan konstruksi beton yang lebih kuat dan tahan lama.
"Kami juga melakukan pemeliharaan terhadap beberapa jembatan yang belum bisa terjangkau secara permanen. Meski saat ini dibangun dengan kayu, tapi tetap kami pastikan aman dan tidak membahayakan masyarakat yang melintas," lanjut Suradi.
Suradi menambahkan, pihaknya melalui Bidang Bina Marga juga menjalankan program perawatan rutin dengan target utama mewujudkan kondisi "Nol Lubang" dan "Nol Sumbatan" di ruas jalan yang ada.
"Kami selalu merespon cepat laporan dari masyarakat melalui Tim Satgas Bina Marga. Berbagai keluhan langsung ditangani agar tidak mengganggu aktivitas warga," pungkasnya. (DANANG/H)









