BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menyampaikan pentingnya percepatan implementasi sistem keuangan digital dan modernisasi pengelolaan keuangan daerah.
Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan pemerintah kota.
Menurut Bennie, penggunaan teknologi digital dalam sistem keuangan daerah merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang harus terus didorong, sejalan dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan tepat.
"Dengan sistem keuangan digital, seluruh proses administrasi dan pelaporan anggaran bisa dilakukan secara lebih efisien dan transparan. Ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik," ujarnya, Rabu 18 Juni 2025.
Ia juga menekankan bahwa modernisasi pengelolaan keuangan harus didukung oleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), baik dari sisi penguasaan teknologi maupun pemahaman terhadap regulasi keuangan.
“Pemko harus memastikan aparatur yang terlibat dalam pengelolaan keuangan memiliki kompetensi yang memadai. Jangan sampai sistem sudah canggih, tapi SDM-nya belum siap,” tegas Bennie.
Selain itu, ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat bersinergi dengan instansi pengawas seperti BPK dan BPKP untuk memastikan bahwa transformasi digital ini berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). (MARINI/H)









