BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Kewaspadaan tinggi harus dipertahankan dalam berkendara, terutama ketika ingin menyalip kendaraan di depan melintasi tanjakan. Karena tak hati-hati, sebuah pikap yang dikendarai Ahmad Gazali bertabrakan dengan truk yang dikendarai Mahmudi, Kamis (20/10/2016). Akibatnya, pengemudi pikap tewas di tempat.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 86, Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, pukul 10.30 WIB. Pikap bernomor polisi (nopol) DA 9475 CK tersebut membawa penumpang yang tidak lain anak korban, Muhammad Kanzul Fikri. Mereka warga Desa Pemantang Panjang, Jl Pemantang Kelapa, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan. Sedangkan untuk pengendara truk bernopol KH 9016 AA hanya mengalami luka ringan.
“Laka lantas itu mengakibatkan pengemudi pikap tewas. Sedangkan penumpang pikap dan sopir truk mengalami luka ringan,” ujar Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu I Gede Suamaryasa, Kamis (20/10/2016).
Kecelakaan itu sendiri terjadi pada saat lalu lintas sedang, namun jalan dalam keadaan menanjak dan turunan menikung. Sehingga hal itulah yang kemungkinan besar membuat terjadinya laka lantas.
Sementara, kecelakaan maut itu sendiri terjadai pada saat mobil pikap dikendarai korban pulang dari menjual buah pisang dari Palangka Raya menuju Sampit. Sesampainya di Jl Tjilik Riwut Km 86, ada sebuah kendaraan didepannya. Tanpa melihat kondisi jalanan yang menanjak, korban langsung berupaya menyelip kendaraan tersebut. Sehingga pikap yang dikemudikannya memasuki jalur berlawanan arah.
Hal itupun membuat sopir truk yang berada datang dari Sampit menuju Palangka Raya kaget dan tidak dapat mengelak. Sehingga terjadilah tabrakan yang sangat keras, hingga mengakibatkan sopir pikap terjepit, dan luka sobek di atas mata sebelah kiri, luka memar di dada. Hingga hal itupun membuat korban tewas di tempat kejadian.
Sedangkan anaknya yang berada di samping alami luka pada pelipis sebelah kiri namun hany ringan, dan untuk pengemudi truk alami luka memar pada kaki kanan, serta luka lecet dibagian wajah. Namun keduanya berhasil diselamatkan, dan langsung dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk diberikan perawatan.
“Kasus kecelakaan ini masih kami tangani, dan pemeriksaan sasksi juga dilakukan. Guna mengetahui persis kejadian perkara,” ungkap Gede. (M. HAMIM/N).








