PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyoroti pengaruh teknologi informasi terhadap meningkatnya aktivitas keuangan ilegal di masyarakat saat membuka Rapat Koordinasi Satgas PASTI Kalteng.

Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Best Western Palangka Raya tersebut, ia menyampaikan perlunya Satgas PASTI menjawab tantangan baru di era digital.

“Banyak terjadi modus kejahatan yang mengarahkan masyarakat kepada investasi keuangan ilegal, seperti duplikasi penawaran investasi resmi, periklanan, penawaran pendanaan, dan money games,” ucap Gubernur, baru baru ini.

Ia menilai bahwa pola penipuan terus berkembang mengikuti kecanggihan teknologi. Satgas PASTI diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi metode penipuan berbasis teknologi tersebut.

Gubernur menegaskan bahwa langkah-langkah preventif dan represif harus terus diperkuat untuk menekan dampak buruknya.

“Sehingga satgas PASTI diharapkan dapat berjalan dengan efektif melalui tindakan yang bersifat preventif dan represif,” ungkapnya.

Kerja kolektif lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan Satgas PASTI dalam melindungi masyarakat. (HERMAWAN DP/H)