TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur memastikan seluruh kesiapan teknis dalam menyambut kepulangan jemaah haji 2025 dengan fokus utama pada kenyamanan dan keselamatan jemaah, terutama yang mengalami gangguan kesehatan. 

Hal ini disampaikan oleh Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu, usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Bupati Barito Timur, Rabu, 18 Juni 2025.

“Tugas utama kami adalah memastikan jemaah disambut dengan aman dan nyaman, terutama bagi mereka yang mungkin mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci,” ujar Ari Panan.

Tahun ini 90 jemaah haji asal Barito Timur menjalankan ibadah haji dan akan kembali dalam tiga gelombang. Sebanyak 86 jemaah tergabung dalam Kloter 5 dan dijadwalkan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada 22 Juni 2025 pukul 23.00 WITA. 

Pemerintah daerah telah menyiapkan tim penjemput dari berbagai instansi seperti Satuan Lalu Lintas Polres Bartim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bartim. Tim akan diberangkatkan ke Asrama Haji Banjarmasin pada sore hari yang sama.

Selain Kloter 5, terdapat tiga jemaah dari Kloter 6 yang akan tiba di Banjarmasin pada 24 Juni 2025 pukul 23.00 WITA, serta satu jemaah dari Kloter 12 yang dijadwalkan kembali pada 6 Juli 2025 pukul 16.00 WITA.

Pemerintah telah menyiapkan kendaraan penjemput untuk dua kloter ini yang dikoordinasikan langsung oleh Bagian Kesra Setda Barito Timur.

Ari Panan juga mengimbau agar keluarga jemaah segera mengonfirmasi titik kumpul dan jumlah kendaraan yang akan digunakan baik untuk penjemputan langsung ke Banjarmasin maupun bagi yang menunggu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur.

“Kami ingin memastikan semua pihak terkoordinasi dengan baik. Keluarga jemaah diharapkan aktif berkomunikasi agar proses penjemputan berjalan tertib dan efisien,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga menyiagakan pendampingan medis untuk mengantisipasi jika terdapat jemaah yang harus dirawat. 

“Jika ada jemaah yang memerlukan rawat inap, fasilitas kesehatan dan pendampingan akan segera kami sediakan. Keselamatan dan kesehatan mereka adalah prioritas,” tegas Ari Panan.

Pemkab Barito Timur berharap seluruh proses penjemputan berjalan lancar dan semua jemaah dapat kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan setelah menunaikan rukun Islam kelima. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)