BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Nyelong Inga Simon, mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk lebih aktif menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan dan peningkatan keterampilan bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga di Kalimantan Tengah.
Hal ini disampaikan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Nyelong Inga Simon melihat masih banyak perempuan di Kalteng yang memiliki potensi besar namun belum tergali secara optimal. Keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi.
Program pemberdayaan perempuan yang terarah dan terstruktur sangat dibutuhkan. Program tersebut harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi perempuan di berbagai daerah di Kalteng, dengan memperhatikan keragaman budaya dan kondisi geografis.
"Peningkatan keterampilan perempuan dapat dilakukan melalui berbagai pelatihan, seperti pelatihan keterampilan menjahit, kerajinan tangan, pengelolaan usaha kecil menengah (UKM), dan keterampilan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pasar," katanya, Kamis, 19 Juni 2025
Selain itu, akses terhadap permodalan juga perlu difasilitasi. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan yang memadai, diharapkan perempuan di Kalteng dapat meningkatkan penghasilan dan kemandirian ekonomi.
Hal ini akan berdampak positif pada kesejahteraan keluarga dan secara keseluruhan terhadap pembangunan daerah.
"Saya berharap pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran yang cukup untuk program pemberdayaan perempuan dan secara aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan sektor swasta, dalam rangka mengoptimalkan program tersebut," pungkasnya. (PATHUR/j)









