PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat peran Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) melalui kegiatan pembinaan yang mengedepankan kearifan lokal di Desa Aruk, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam menjaga keberlangsungan sumber daya kelautan dan perikanan, serta sejalan dengan visinya mengangkat harkat martabat masyarakat Dayak.

Pembinaan diikuti oleh 25 peserta dari Pokmaswas Haleung Rukun dan perangkat desa setempat. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang PSDKP Dislutkan Kalteng, Flederyck.

“Potensi kelautan dan perikanan Kalteng sangat besar dan harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” kata Sri Widanarni melalui sambutannya yang dibacakan Flederyck, baru baru ini.

Ia mengingatkan perlunya peran serta masyarakat melalui Pokmaswas untuk melindungi perairan Kalimantan Tengah sebagai aset daerah.

--page

Pembinaan ini juga berkaitan erat dengan Perjanjian Kerja Sama antara Dislutkan Kalteng dan Dewan Adat Dayak dalam memberdayakan kearifan lokal bersama Pokmaswas.

“Semoga dengan kerja sama ini dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya. (HERMAWAN DP/Y)