PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Wilayah (TKPPW) Kalimantan Tengah akan turut menangani wilayah-wilayah yang terdampak bencana sebagai bagian dari upaya penataan dan pembinaan wilayah yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, dalam Rapat Perdana TKPPW di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

“Khususnya dalam upaya fasilitasi dan pembinaan wilayah, termasuk yang terdampak bencana seperti kebakaran,” ujar Darliansjah, baru baru ini.

Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otda, Jhon Lis Berger, menegaskan bahwa peran TKPPW tidak hanya sebatas menilai kelayakan pemekaran wilayah, tetapi juga memperhatikan ketahanan wilayah dalam menghadapi bencana.

“Tim ini dibentuk untuk membantu proses penataan wilayah di Kalimantan Tengah, memberikan masukan, serta pertimbangan terhadap kelayakan suatu wilayah untuk dimekarkan,” tuturnya.

Rapat perdana ini sekaligus menjadi forum konsolidasi awal bagi tim lintas sektor untuk merumuskan strategi kerja dan dukungan teknis yang diperlukan.

Langkah ini sejalan dengan upaya penguatan kewenangan provinsi dalam melakukan pembinaan terhadap pengembangan wilayah. (HERMAWAN DP/H)