BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan menggelar aksi damai di halaman Kantor Desa Bangkal, Kamis pagi, 19 Juni 2025.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kinerja Penjabat Kepala Desa Bangkal yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dalam aksi yang berlangsung tertib itu hadir sejumlah pihak yang turut menyaksikan langsung, seperti Camat Seruyan Raya M. Abdi Radhiyanie, Ketua BPD Desa Bangkal Esho, Damang Kepala Adat Kuwi, Kapolsubsektor Guntur dan unsur TNI.
Koordinator lapangan aksi, Sapriyadi mengatakan bahwa kebijakan yang diambil oleh Pj Kades telah merugikan masyarakat.
Salah satunya penolakan menandatangani surat permohonan dana talangan koperasi yang diajukan pengurus Koperasi Sepan Raya.
“Kami sebagai masyarakat sangat dirugikan oleh kebijakan pemimpin yang tidak berpihak kepada rakyat,” tegas Sapriyadi.
Warga menyampaikan lima tuntutan utama yang mereka harapkan segera ditanggapi oleh pihak kecamatan dan instansi terkait:
- Meminta Pj Kades Bangkal mundur dari jabatannya
- Meminta Pj Kades Bangkal dari staf Kecamatan Seruyan Raya bukan dari Dinas Perhubungan
- Meminta Pj Kades terbuka dalam pengelolaan dana pasar desa
- Meminta pertanggungjawaban Pj Kades tentang potongan 5% uang CP Koperasi Pelangi Seruyan Sejahtera .
- Meminta pertanggung jawaban tentang program ketahanan pangan penanaman singkong yang dilaksanakan pada tahun 2020.
Sementara itu Camat Seruyan Raya M. Abdi Radhiyanie akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan warga dan mengevaluasi Pj Kades Bangkal ke pimpinan daerah.
"Terkait permasalahan ini kita akan menyampaikan permohonan untuk digelar rapat kepada pimpinan daerah," tandasnya. (FAHRUL/R)








