PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pimpinan Umum PT Hai Sawit Indonesia, M Gema Aliza, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap antusiasme peserta dan semangat kolaboratif dari berbagai pihak dalam penyelenggaraan Job Fair Karir Industri Sawit 2025 Edisi Bogor.

Ia menegaskan bahwa industri kelapa sawit memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi dan penyerap tenaga kerja nasional, khususnya di daerah-daerah penghasil sawit yang selama ini kerap terpinggirkan dalam peta pembangunan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, dan berkontribusi di sektor kelapa sawit,” ujar Gema dalam rilis yang dikirimkan Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP pada Jumat, 20 Juni 2025.

Menurutnya, industri ini tidak hanya menjanjikan dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki peran besar dalam pembangunan berkelanjutan apabila dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik dan inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Gema juga mengumumkan rencana pelaksanaan Palm Oil Career Expo atau POCE pada Oktober 2025.

“POCE merupakan agenda tahunan terbesar kami di bidang rekrutmen sawit. Tahun lalu, lebih dari 5.000 peserta menghadiri acara ini, dan sekitar 30 perusahaan terkemuka ikut serta. Tahun ini kami menargetkan skala yang lebih besar dan dampak yang lebih luas,” ungkapnya optimis.

Job fair kali ini turut diikuti oleh sejumlah perusahaan besar dalam industri sawit yang membuka booth rekrutmen langsung, di antaranya Karyamas Plantation, STA Resources, Golden Land, First Resources, dan Daya Guna Lestari. Para pencari kerja dari berbagai latar belakang pendidikan mendapatkan akses untuk bertemu langsung dengan para perekrut dan mengikuti sesi wawancara di tempat.

Lebih dari sekadar ajang pencarian kerja, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan peserta terhadap berbagai program strategis yang mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor sawit. Salah satunya adalah Beasiswa Sawit 2025, program unggulan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP yang bertujuan mencetak SDM sawit unggul dan siap bersaing di tingkat global.

Dengan semangat inklusif dan kolaboratif, Job Fair Karir Industri Sawit 2025 Eps. Bogor menegaskan kembali pentingnya sinergi antara sektor swasta, lembaga pemerintah, dan generasi muda dalam membangun masa depan industri kelapa sawit Indonesia yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (TESTI PRISCILLA/H)