PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dalam upaya meningkatkan mutu layanan, Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Jumat, 20 Juni 2025.

Forum ini dibuka langsung oleh Kepala Loka POM di Kotawaringin Barat, Chatulis Indra Jaya, dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat.

Peserta forum meliputi pengguna layanan, praktisi, akademisi, instansi pemerintah terkait, organisasi masyarakat sipil, serta media massa.

Kepala Loka POM Kobar, Chatulis Indra Jaya, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan antara harapan masyarakat dengan kemampuan penyelenggara layanan publik, serta mendapatkan masukan yang konstruktif dari publik.

"Forum ini menjadi media strategis untuk mendengar aspirasi masyarakat, mengedukasi publik, dan mengevaluasi kebijakan pelayanan publik yang telah berjalan," ujar Indra.

Ia menambahkan, melalui forum ini, masyarakat diharapkan mendapatkan kepastian layanan, pemahaman mengenai kebijakan yang diterapkan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

"Kami ingin membangun pelayanan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah kerja kami yang mencakup Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, dan Seruyan," tambahnya.

Forum Konsultasi Publik ini juga menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi antara Loka POM dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pengawasan obat dan makanan secara menyeluruh.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan masukan dan harapan terhadap peningkatan pelayanan, mulai dari kemudahan akses informasi, efektivitas pengawasan, hingga pentingnya edukasi publik mengenai keamanan pangan dan obat-obatan.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan bahwa hasil dari forum tersebut dapat menjadi pijakan penting dalam perumusan kebijakan dan inovasi pelayanan publik yang lebih baik di masa depan.

"Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan berinovasi demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya. (DANANG/R)