BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di halaman kantor pada Jumat, 20 Juni 2025.
"GPM ini kami laksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Gunung Mas. Kami menjual bahan pangan kepada masyarakat dengan harga lebih mudah ketimbang harga pasaran," kata Kepala DPKP Gunung Mas Eigh Manto, Jumat, 20 Juni 2025.
Dia melanjutkan, pihaknya selalu memantau perkembangan harga pangan di pasaran dan saat ini terpantau terjadi kenaikan harga pangan yang cukup signifikan seperti harga bawang merah dan bawang putih.
"Karena ada kenaikan harga yang cukup signifikan, kami rasa perlu diadakan intervensi kestabilan harga melalui GPM ini," ucapnya.
Pada GPM tersebut, masyarakat antusias untuk membeli berbagai bahan pangan yang ada karena harganya sudah disubsidi oleh pemerintah.
Untuk bahan pokok yang dijual di GPM di halaman DPKP Gunung Mas yakni beras premium dengan kemasan 5kg sebanyak 225 karung, beras medium 10kg sebanyak 120 karung , lalu 375 kg gula pasir, 336 liter minyak goreng kita, 150 kg bawang putih, 150kg bawang merah, 50 kg ayam ras, 100 Tabak telur, dan ikan patin segar 100kg.
Kemudian beras 5kg dijual dengan harga Rp65ribu, beras 10kg yakni Rp100 ribu, 1kg gula yakni Rp15 ribu, 1 liter minyak goreng kita yakni Rp15 ribu.
Lalu, 1/2 kg bawang putih dijual dengan harga Rp15 ribu, 1/2 kg bawang merah dijual dengan harga Rp28ribu, 1/2 kg daging ayam ras dijual dengan harga Rp26ribu, 1 tabak telur ayam ras yakni Rp52 ribu dan 1 kg ikan patin dijual dengan harga Rp33ribu.
Selain itu, dijual pula bahan pangan lainnya non subsidi tapi masih dibawah harga pasar seperti indomie goreng, teh, kopi, minyak goreng kemasan 2 liter, susu kental manis, sirup, sarden, garam. Ada juga sayuran, pisang, singkong, aneka olahan pangan (kue dan minuman) serta olahan ikan. (RISKA YULYANA/H)









