PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul beberapa kejadian kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik, seperti kebakaran di Gang Rindang Banua Sabtu, 21 Juni 2025.

"Kejadian kebakaran beberapa waktu terakhir ini banyak disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek," ujar Gloriana Aden

Ia menjelaskan bahwa kondisi kabel yang sudah tua, aus, atau terkelupas, serta beban listrik yang berlebihan dapat memicu terjadinya korsleting dan berujung pada kebakaran.

Gloriana menekankan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kondisi kabel listrik di rumah. Masyarakat disarankan untuk memeriksa kabel-kabel yang sudah terlihat usang, retak, atau terkelupas.

--page

Kabel-kabel yang dalam kondisi tersebut berpotensi menimbulkan korsleting dan harus segera diganti, selain memeriksa kondisi kabel, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan beban listrik yang digunakan.

Hindari penggunaan peralatan elektronik secara bersamaan dalam jumlah banyak, terutama peralatan dengan daya listrik yang tinggi. Hal ini dapat mencegah terjadinya beban berlebih pada instalasi listrik dan meminimalisir risiko korsleting.

Disdamkarmat Palangka Raya juga memberikan beberapa tips untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik, antara lain, memasang pemutus arus listrik (MCB) yang sesuai dengan kapasitas daya listrik rumah, memperhatikan kualitas instalasi listrik saat membangun rumah, dan mematikan peralatan elektronik saat tidak digunakan.

"Kami berharap dengan adanya imbauan dan edukasi ini, masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik," pungkasnya. (PATHUR/Y)