BORNEONEWS, Sampit – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Konferensi Kabupaten PGRI pada Sabtu, 21 Juni 2025 untuk memilih pengurus baru masa bakti 2025–2030.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penyusunan program kerja lima tahun ke depan, khususnya dalam hal peningkatan kompetensi guru dan kemajuan dunia pendidikan.
“Agenda utama kita hari ini adalah memilih pengurus baru dan merumuskan strategi program PGRI ke depan," kata Ketua Panitia Konferensi, Krino.
Ia menyebut tema konferensi tahun ini ialah Guru bermutu Indonesia maju. Terdapat empat kandidat yang maju sebagai calon ketua PGRI Kotim, yakni Asyari, Achmad Syantri, Mahbub, dan Falri.
Krino menekankan, PGRI merupakan rumah besar para guru, tempat untuk memperjuangkan kesejahteraan anggota. Baik dalam pengangkatan guru honorer menjadi PPPK, guru kontrak pemerintah, maupun upaya peningkatan profesionalisme.
“Kami mendorong peningkatan literasi IT bagi guru, karena kini sistem seleksi dan pengangkatan sudah berbasis digital. Untuk itu, PGRI akan membantu melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas,” katanya.
Ketua PGRI Kotim saat ini, Suparmadi, secara resmi mengakhiri masa jabatannya setelah hampir satu dekade memimpin organisasi. “Hari ini adalah momen penting untuk memilih pemimpin baru. Saya sudah pensiun dari ASN sejak tahun lalu dan ini saatnya saya menyerahkan tongkat estafet,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Suparmadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dan panitia konferensi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini.
“Kami tidak akan bisa berbuat banyak tanpa dukungan dari semua guru di seluruh kecamatan. Jika selama kepemimpinan saya ada kekurangan, saya mohon maaf. Semoga pengurus baru nanti bisa membawa PGRI Kotim lebih maju,” tutupnya.
PGRI Kotim diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang pendidikan, terutama menyangkut kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi, dan profesionalisme tenaga pendidik. Melalui kepengurusan baru yang terbentuk, organisasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata terhadap kualitas pendidikan di Kotim. (DEWI PATMALASARI/H)









