SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Masri menyebut Konferensi Kabupaten PGRI 2025 bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk mengevaluasi, menyusun arah kebijakan baru, dan memilih pengurus yang mampu membawa PGRI lebih progresif ke depan.

“Konferensi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja organisasi, menyusun arah kebijakan dan program kerja yang lebih progresif, serta memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan pgri selama lima tahun ke depan," kata Masri saat membuka konferensi PGRI, Sabtu, 21 Juni 2025.

Masri mengajak seluruh peserta konferensi untuk menjunjung tinggi semangat demokrasi, menjaga kebersamaan, dan berkomitmen menghasilkan keputusan strategis demi kemajuan organisasi dan pendidikan secara keseluruhan.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi peran guru di era digital saat ini. “Guru hari ini tidak cukup hanya sebagai pengajar, tapi juga harus menjadi pembelajar aktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Masri menyatakan, PGRI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidik di Kotim. Ia mendorong organisasi tersebut untuk terus berkembang dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Saya berharap PGRI dapat berperan aktif mendukung program-program strategis Pemkab Kotim, terutama yang berorientasi pada peningkatan mutu dan akses pendidikan hingga pelosok daerah,” katanya.

Konferensi Kabupaten PGRI Kotim tahun 2025 diharapkan dapat memunculkan kepengurusan baru yang solid, inovatif, dan berkomitmen tinggi terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kotim. Pj Sekda menekankan pentingnya sinergi antara organisasi profesi guru, pemerintah, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

"Saya juga mengapresiasi seluruh pengurus PGRI masa bakti 2020–2025 atas pengabdian dan kontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)