BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group yang juga pendiri Abdul Rasyid Foundation, H. Abdul Rasyid AS, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik dalam rangka memajukan dunia pendidikan di Kalteng.
H Abdul Rasyid AS mengajak pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota untuk lebih serius mendukung peningkatan kompetensi para guru.
“Selain itu juga, tolong guru-gurunya di-upgrade dalam hal SDM. Pemerintah Provinsi hingga daerah tolong dukung agar kualitas SDM guru-guru kita bisa lebih meningkat lagi,” jelas H. Abdul Rasyid AS, Sabtu, 21 Juni 2025.
H Abdul Rasyid AS mengatakanbahwa pendidikan tidak akan berjalan dengan baik apabila tenaga pengajarnya tidak mendapatkan perhatian yang layak, baik dari segi pelatihan maupun kesempatan melanjutkan pendidikan formal.
“Selain diberikan kemudahan untuk mendapatkan kesempatan kuliah lanjutan dan pelatihan, juga agar bisa meningkatkan SDM guru. Sehingga hasilnya nanti bisa meningkatkan kualitas para siswa,” jelas H. Abdul Rasyid AS.
Tak hanya itu, H. Abdul Rasyid AS juga menyoroti pentingnya insentif bagi para guru agar mereka semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi penerus bangsa.
“Selain peningkatan kompetensi, jangan dilupakan insentif yang bisa membuat para guru lebih termotivasi lagi untuk menyumbangkan ilmu pengetahuannya bagi para siswa,” jelas H. Abdul Rasyid AS.
Menurut H. Abdul Rasyid AS pemerintah daerah hingga tingkat provinsi harus lebih memperhatikan aspek kesejahteraan para tenaga pendidik, termasuk dalam skema insentif yang layak dan berkelanjutan.
“Harapannya, gubernur, wali kota, dan bupati bisa memperhatikan lagi soal insentif guru. Ini perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi,” jelas H Abdul Rasyid AS.
H Abdul Rasyid AS mengatakan peran guru sangat vital dalam membentuk kualitas SDM yang unggul di Kalimantan Tengah, karena dari tangan merekalah masa depan daerah ini dibentuk.
“Karena peran guru sangat vital bagi kemajuan SDM di Kalteng. Tanpa guru yang berkualitas dan sejahtera, pendidikan tidak akan pernah mencapai hasil terbaik,” jelas H Abdul Rasyid AS. (WAHYU KRIDA/H)









