BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, meminta agar aplikasi Mobile JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dapat memberikan kemudahan lebih bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dalam mengakses layanan kesehatan.
Menurutnya, kelompok lansia sering mengalami kendala teknis dalam menggunakan aplikasi digital seperti Mobile JKN, baik karena keterbatasan penguasaan teknologi maupun keterbatasan fisik.
Oleh karena itu, Hasan mendorong agar BPJS Kesehatan menghadirkan fitur yang lebih ramah lansia, termasuk panduan penggunaan yang sederhana serta opsi bantuan langsung di fasilitas kesehatan.
“Sebagian besar lansia ingin berobat dengan BPJS, namun terkendala proses pendaftaran online atau antrean yang diatur melalui aplikasi. Mereka butuh akses yang cepat dan mudah,” ujar Hasan, Sabtu 21 Juni 2025.
Ia juga menekankan, pentingnya edukasi kepada keluarga dan pendamping lansia agar mereka bisa membantu dalam penggunaan layanan digital tersebut.
Selain itu, ia berharap petugas fasilitas kesehatan lebih proaktif membantu peserta BPJS dari kalangan lansia yang datang berobat secara langsung.
Hasan menyampaikan bahwa layanan kesehatan berbasis digital seperti Mobile JKN memang memberikan banyak manfaat, namun perlu memastikan bahwa tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam pemanfaatannya.
“Kami harap BPJS Kesehatan dan dinas terkait bisa terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan, agar semua lapisan masyarakat, termasuk lansia, bisa merasakan manfaatnya secara maksimal,” pungkasnya. (MARINI/H)









