BORNEONEWS, Katingan - Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengecek pelayanan RSUD Mas Amsyar Kasongan, selain melihat kinerja para tenaga sukarela (TKS) yang rencananya bakal diangkat sebagai tenaga harian lepas (THL). Untuk itu, Kamis (20/10/2016) siang, ia melakukan inspeksi mendadak di RSUD Katingan, dan diterima Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan, Nur Sanuri.

"Kami melakukan sidak ini sebelumnya ada pengusulan tenaga THL yang selama ini menjadi tenaga TKS. Dan ini untuk memastikan saja keberadaan mereka seperti apa, termasuk keaktifan selama ini," kata Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dalam kunjungannya.

Bupati Tenglie mengatakan, sebelumnya meneken SK pengangkatan THL, harus memastikan terlebih dulu sejauh mana kinerja mereka, apakah sudah betul dan tepat terhadap tugas yang diberikan.

"Seperti tadi yang disampaikan direktur rumah sakit, banyak diusulkan operator komputer, tapi saya cek komputernya saja tidak bisa dipakai kenapa kok harus diusulkan operator komputer. Mestinya harus lebih dulu disiapkan komputernya baru kemudian tenaganya diusulkan," katanya.

Jika seperti itu, Bupati mengaku khawatir saat sudah diangkat sebagai THL tersebut tidak jarang mereka yang tidak bekerja sesuai kebutuhan. Untuk itu ia mengaku telah menugaskan kepada pihak Organisasi Tata Kelola (Ortal) Setda Katingan guna melakukan kajian terkait rencana rekrutmen THL di RSUD Mas Amsyar Kasongan.

Bupati Tenglie mengaku ada sekitar 50-an TKS yang bakal direkrut menjadi tenaga harian lepas (THL) tersebut. "Jadi THL yang akan diangkat itu adalah tenaga TKS yang sebelumnya bertugas di RSUD Mas Amsyar ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tenglie juga mengaku pemda juga bakal terus menambah pengadaan alat kesehatan (Alkes) guna melengkapi kebutuhan rumah sakit. "Tapi tidak untuk bangunan ruang pasiennya, sebab kita ada rencana membangun rumah sakit yang representatif di lokasi lain." (ABDUL GOFUR/N).