PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro menyoroti maraknya aksi balapan liar yang kembali memakan korban jiwa di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi dan meminta aparat keamanan untuk bertindak tegas.

“Balapan liar yang merenggut nyawa orang lain harus menjadi perhatian serius. Aparat keamanan jangan membiarkan hal ini terulang kembali. Patroli harus ditingkatkan, terutama pada malam hari saat aksi ini sering terjadi,” tegas Jati Minggu 22 Juni 2025.

Selain menekankan peran aparat, Jati juga meminta peran aktif dari para orang tua agar lebih memperhatikan dan mendidik anak-anak mereka, khususnya remaja, untuk tidak terlibat dalam aksi balapan liar yang membahayakan nyawa sendiri dan orang lain.

“Pendidikan dari keluarga sangat penting. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban atau pelaku dalam aksi yang merugikan ini,” ujarnya.

Jati berharap adanya upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif dan pembinaan bagi kalangan muda, serta penyediaan ruang atau wadah yang lebih positif untuk menyalurkan hobi otomotif mereka secara aman dan tertib.

Komisi III DPRD terus mendorong kolaborasi antara pemerintah kota, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menekan angka balapan liar demi menciptakan suasana kota yang aman dan tertib. (MARINI/R)