BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan pentingnya jaminan mutu kesehatan dalam setiap produk olahan makanan maupun minuman yang dihasilkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun pelaku usaha lainnya.
Hal ini untuk memastikan keamanan konsumen serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.
"Setiap produk olahan, terutama yang dikonsumsi masyarakat, harus memenuhi standar kesehatan yang layak. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pelaku usaha dan pengawasan dari instansi terkait," ujar Rana, Minggu, 22 Juni 2025.
Ia menambahkan, mutu kesehatan produk bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut proses produksi, bahan baku yang digunakan, dan kemasan yang aman.
Menurutnya, dengan jaminan mutu, UMKM bisa lebih bersaing dan dipercaya di pasar yang lebih luas.
"Dengan sertifikasi kelayakan dan standar mutu yang jelas, produk UMKM kita bisa menembus pasar modern, bahkan ekspor. Namun, yang terpenting adalah melindungi konsumen dari potensi risiko kesehatan," tegasnya.
Rana mendorong Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk aktif melakukan pembinaan, pemeriksaan rutin, dan edukasi kepada pelaku usaha, agar pengolahan produk dilakukan sesuai standar keamanan pangan.
"Kami di DPRD siap mendukung kebijakan dan program yang memperkuat kualitas UMKM, termasuk dalam hal pengawasan mutu produk," pungkasnya. (MARINI/J)









