BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Palangka Raya, C (35), kehilangan mobilnya yang dibawa kabur oleh RM (27) seorang pria yang kerap bergaya ala polisi selama empat hari.
Kejadian ini bermula ketika RM, yang kerap berpenampilan seperti anggota polisi, meminjam mobil C dengan alasan istrinya mengalami kecelakaan.
RM, yang diketahui pernah bekerja sebagai satpam dan saat ini menganggur, telah menjalin pertemanan dengan C selama kurang lebih satu tahun. C sangat mempercayai RM sehingga sering meminta bantuan kepadanya.
Penampilan RM yang selalu seperti anggota polisi membuat C tidak curiga, setelah meminjam mobil selama empat hari, RM menghilang bersama mobil milik C. Nomor WhatsApp dan akun media sosial RM tidak aktif, dan RM juga menghilang dari rumah orang tuanya.
C yang merasa sangat cemas kemudian menceritakan kejadian ini kepada Tim Virtual Police Polda Kalteng Ipda Shamsuddin, yang akrab disapa Cak Sam.
C awalnya meminta bantuan Cak Sam untuk mencari RM dan melakukan mediasi. Cak Sam kemudian memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi keberadaan RM dengan meminta bantuan warganet.
Berkat informasi dari warganet, keberadaan RM dan mobil milik C berhasil ditemukan dalam waktu singkat. Karena C hanya menginginkan mediasi, Cak Sam kemudian memberikan pembinaan dan peringatan keras kepada RM agar tidak mengulangi perbuatannya dan meminta maaf kepada C.
"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kehati-hatian dalam mempercayai orang lain, meskipun telah mengenal cukup lama" pungkasnya. (PATHUR/j)









