PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, menyatakan bahwa program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha budidaya ikan.

Menurut Yuliansah, sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal apabila dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan peran aktif masyarakat. 

Ia menegaskan bahwa BI siap mendukung pengembangan sektor ini melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, inklusi keuangan, serta digitalisasi transaksi.

"Melalui Gemarikan, tidak hanya kesadaran konsumsi ikan meningkat, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi nelayan dan pembudidaya ikan lokal," ujarnya, Rabu, 25 Juni 2025.

Yuliansah menambahkan, BI sebagai otoritas moneter tidak hanya berfokus pada stabilitas keuangan, tetapi juga turut berkontribusi dalam penguatan sektor riil, termasuk sektor perikanan, sebagai bagian dari strategi mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus mengembangkan ekosistem perikanan yang produktif dan berdaya saing tinggi. 

"Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan akses terhadap pembiayaan yang memadai, diharapkan sektor ini mampu menjadi penggerak utama ekonomi di daerah," pungkasnya. (MARINI/j)