BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim, menekankan pentingnya pengawasan dalam kegiatan budidaya perikanan guna memastikan praktik budidaya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Menurutnya, sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Palangka Raya. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara bijak, agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan ekosistem perairan.
"Pengawasan dalam budidaya perikanan sangat penting untuk menjamin keberlanjutan usaha dan kualitas lingkungan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban seluruh pelaku usaha perikanan," ujar Arif, Rabu, 25 Juni 2025.
Ia juga menyampaikan bahwa penerapan standar budidaya yang baik dan berwawasan lingkungan harus menjadi perhatian utama, termasuk dalam penggunaan pakan, pengelolaan limbah, hingga pemanfaatan sumber daya air secara efisien.
Arif berharap ke depan pemerintah kota dapat memperkuat regulasi dan pengawasan di lapangan, serta memberikan pembinaan kepada pelaku usaha perikanan agar mampu menjalankan praktik usaha yang sehat dan berkelanjutan.
"Hal ini bertujuan untuk memastikan sektor perikanan budidaya di Palangka Raya tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan," pungkasnya. (MARINI/j)









