KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca dan angin yang mendukung, seringkali dijadikan sebagai momen permainan musiman yakni layang-layang. Kegiatan yang seringkali dilakukan di sore hari ini juga menyasar di wilayah Kuala Kapuas.

Namun, belakangan warga Kuala Kapuas mulai merasa tidak nyaman terkait aktivitas bermain layang-layang yang dilakukan kalangan muda dan anak-anak tersebut. Pasalnya tak sedikit yang mengaku menjadi korbannya.

"Mohon para  orang tua atau Ketua RT setempat ditegur anaknya yang bermain layang- layang di kawasan padat penduduk. Bibir saya luka saat berkendara kemarin sore,terkena benangnya yang tajam," ucap Hasmi, Warga Jalan Barito,Kuala Kapuas di Grup Whatsapp Info Respon Cepat Kapuas pada Kamis, 26 Juni 2025.

Dampak permainan itu benang layang- layang kerap terjatuh dan melintang di jalan. Bahkan, bahayanya hal ini terjadi di kawasan padat penduduk seperti Jalan Mahakam, Barito dan Kapuas.

"Gelasan benangnya tajam. Untungnya saat itu, saya sempat menahan dengan tangan jika tidak benang itu mengenai leher saya," pungkas Rudin, warga Kapuas lainnya yang hampir jadi korban.

Tanpa bermaksud menghentikan permainan tradisional tersebut, Rudin mengharapkan agar aktivitas tersebut dilakukan di tempat yang aman seperti di lapangan.Selain itu,perlu adanya himbauan dari tokoh masyarakat ataupun RT setempat untuk keselamatan warga dan pengguna jalan. (SABRIANOOOR/j)