BORNEONEWS, Sampit - Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) khususnya di Perumahan Sinar Fajar Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dirayakan dengan meriah melalui pawai obor yang diikuti ratusan warga.
Pawai yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menarik perhatian banyak warga setempat. Suasana penuh khidmat dan keceriaan terpancar dari wajah para peserta yang didominasi oleh anak-anak di pengajian Al-Fajar yang membawa obor menyala.
"Pawai obor ini bukan sekadar tradisi, tapi juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar warga," ujar Ketua RT 41 Perumahan Sinar Fajar, Marno, Kamis, 26 Juni 2025.
Kegiatan tersebut dilakukan setiap tahunnya. Pawai obor ini memiliki makna yaitu syiar dan Kebersamaan. Marno menjelaskan pawai obor merupakan bentuk syiar Islam, menunjukkan kegembiraan dan perayaan atas tahun baru hijriah.
Selain itu juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antar umat muslim. Partisipasi berbagai kalangan usia dalam pawai menunjukkan semangat kolektif dalam menyambut tahun baru.
--page
"Pawai obor dalam Tahun Baru Islam bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sarat makna simbolis yang mengingatkan umat Islam akan pentingnya refleksi diri, kebersamaan, dan harapan akan perbaikan di masa mendatang. Semoga di tahun baru ini kita semua diberikan keberkahan dan kebaikan oleh Allah SWT," ucapnya.
Peserta pawai yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, itu berjalan mengelilingi perumahan tersebut. Mareka menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru Islam.
Pawai obor ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang ulama setempat. Suasana khidmat menyelimuti akhir acara, menandai berakhirnya perayaan pawai obor yang penuh makna. Para peserta pawai pun membubarkan diri dengan perasaan gembira dan penuh harapan di tahun baru Islam. (DEVIANA/Y)









