BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jika mendengar kata ''Pulau Kalimantan " masyarakat luar yang sudah berkunjung ke pulau ini biasanya mengenal sebagai tempat eksploitasi alam untuk keuntungan komersil semata. Identitas sebagai daerah yang nyaman dan masih asri dipenuhi pepohonan mungkin sudah semakin tenggelam.
Namun ada satu kota yang sangat berpotensi untuk mengembalikan citra positif Pulau Kalimantan terlebih provinsi Kalimantan Tengah yaitu Kuala Kapuas. Kota dengan populasi 90.202 jiwa ini (BPS 2023) sebenarnya menyajikan beberapa potensi wisata kota yang cukup menarik jika digali lebih dalam.
Berdasarkan pengamatan Borneonews secara langsung di Kuala Kapuas, setidaknya ada lima poin, mengapa Kuala Kapuas dan wilayah sekitarnya layak dijadikan sebagai destinasi wisata tropis.
1. Terletak di dua cabang Sungai Kapuas
Secara geografis Kota Kuala Kapuas tepat berada di cabang kedua sungai besar Kapuas. Pemandangan air sungai akan menjadi hal utama bagi mereka yang berkunjung baik untuk menikmati penyeberangan maupun duduk santai di tepian,terlebih pemerintah daerah telah menyediakan spot-spot menarik di tepian Sungai Kapuas.
2. Salah satu habitat Bekantan
Primata besar berhidung panjang ini juga masih sering ditemukan di hutan pinggiran Kuala Kapuas. Traveler bisa mengunjungi Pulau Kupang yang berjarak kurang lebih belasan kilometer dari Kota Kuala Kapuas.
Dikutip dari Diskominfosantik Kapuas, Pemerintah Kabupaten Kapuas rencananya akan menjadikan Pulau Kupang sebagai wilayah konservasi primata yang dilindungi tersebut.
3. Polusi udara minim
Dibanding beberapa kota kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah,Kuala Kapuas lebih manusiawi dikarenakan jalan-jalan di dalam kota yang minim truk dan alat berat. Sehingga polusi debu maupun resiko kecelakaan lebih minimal.
Sangat jarang di dalam kota warga menemukan kejadian kecelakaan yang menggenaskan akibat terlindas truk.Hal ini memungkinkan warga untuk lebih senang bersepeda.
4. Masih banyak transportasi tradisional Becak
Di beberapa kota yang ada di Kalimantan Tengah,transportasi Becak sudah banyak ditinggalkan. Faktor jalanan yang berdebu oleh banyaknya truk membuat warga di tempat lain enggan menggunakan becak. Tidak halnya di Kuala Kapuas ,kondisi kotanya masih sangat memungkinkan untuk menikmati kota dengan becak.
Masih menjamurnya transportasi becak di Kuala Kapuas, tentunya menjadi keunikan tersendiri bagi warga yang mengunjungi Kuala Kapuas.
5. Sudut jalan yang dipenuhi pohon
Terletak di wilayah tropis akan selalu identik dengan wilayah yang panas. Untuk Kuala Kapuas,hal ini diperhatikan betul. Pohon-pohon banyak dipelihara dan ditata sedemikian rupa ,sehingga panasnya kota akan diimbangi kesegaran oksigen yang didapatkan dari pohon-pohon baik di sudut jalan maupun taman kota.
Untuk Jalan-jalan utama maupun taman kota,pemerintah kabupaten sangat memelihara pohon-pohon yang ada. Bahkan di salah satu taman yang ada di pusat kota, pohon-pohon besar lebih mendominasi. Ketika malam hari, pohon-pohon akan lebih indah dengan lampu-lampu menarik yang dipasang pada pohon.
Meskipun kurang memiliki beberapa situs sejarah seperti yang ada di Kalimantan Tengah lainnya, seperti Kabupaten Kotawaringin barat namun kelima faktor di atas sangat potensial menjadikan Kota Kuala Kapuas sebagai destinasi kota wisata tropis dan kota paling manusiawi di Kalimantan Tengah.
Posisinya yang sangat strategis ,terletak diantara dua lintas jalan ibukota provinsi yaitu Palangkaraya dan Banjarmasin, sangat mungkin dengan segala potensi yang ada ,akan menjadikan Kuala Kapuas menjelma sebagai pusat pariwisata di Kalimantan Tengah. (SABRIANOOR/j)









