PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pembinaan atlet usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan olahraga daerah.

Hal ini menjadi perhatian khusus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Fatmawati, yang menunjukkan komitmennya dengan hadir langsung dalam pembukaan Turnamen Sepak Bola Usia Dini Putra Buana, Kamis, 26 Juni 2025.

Turnamen yang digelar di Lapangan Pogar, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan ini diikuti oleh 25 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kobar. Pertandingan dibagi dalam tiga kategori usia, yaitu U-11, U-13, dan U-15.

Kehadiran Hj. Fatmawati di tengah-tengah para pemain cilik disambut hangat. Ia tampak akrab berjabat tangan, mengelus kepala para atlet muda, dan sesekali tertawa kecil bersama mereka.

Momen itu menggambarkan betapa besar harapannya terhadap generasi muda dalam dunia olahraga.

“Turnamen usia dini seperti ini harus menjadi perhatian bersama. Di sinilah awal munculnya talenta-talenta hebat,” ujar Hj. Fatmawati di hadapan peserta, pelatih, dan para orang tua yang memadati lapangan.

Menurutnya, pembinaan sejak dini bukan sekadar soal teknik bermain, tapi juga soal membangun mental, semangat sportivitas, dan karakter yang kuat sejak awal.

Antusiasme terlihat jelas dari wajah para pemain muda yang berlaga dengan penuh semangat. Sorak sorai para pendukung, terutama orang tua, menciptakan suasana hangat dan kompetitif di lapangan hijau Pogar.

“Ajang seperti ini sangat kami dukung, karena anak-anak jadi lebih semangat berlatih,” ungkap salah satu wali murid yang hadir bersama keluarganya.

Para orang tua mengapresiasi kehadiran Ketua KONI Kobar, yang dinilai memberikan motivasi langsung bagi anak-anak. Mereka berharap turnamen semacam ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar dan terorganisir.

Hj. Fatmawati pun menegaskan pentingnya konsistensi dalam menyelenggarakan turnamen. Ia menyebut bahwa turnamen rutin adalah bagian dari proses panjang pembinaan atlet unggulan.

“Kalau tidak kita mulai dari sekarang, kapan lagi. Apalagi kita akan jadi tuan rumah Porprov. Ini saatnya berbenah dari semua aspek,” tegasnya.

Turnamen ini menjadi bukti keseriusan KONI Kobar dalam membangun pondasi olahraga daerah. Dari lapangan sederhana seperti Pogar, diharapkan muncul pemain-pemain hebat yang suatu saat nanti mampu membela daerah mengharumnkan nama daerah.

“Dari sinilah semuanya dimulai. Mari kita jaga semangat ini, agar olahraga Kobar bisa lebih maju ke depannya,” pungkasnya. (DANANG/H)