PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dalam pelestarian lingkungan, dosen-dosen dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara atau USU menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di KHDTK Pondok Bulu, Kabupaten Simalungun.

Fokus kegiatan tertuju pada konservasi spesies lokal serta optimalisasi hutan sebagai sumber pangan dan pengetahuan.

Salah seorang dosen, Prof Rahmawaty menuturkan bahwa kegiatan ini mencakup penanaman pohon multiguna atau MPTS yang tidak hanya berfungsi ekologis tetapi juga memiliki nilai pangan dan ekonomi tinggi.

"Selain itu, masyarakat diperkenalkan pada konsep agroforestri yang ramah lingkungan melalui sesi edukasi interaktif yang menggugah partisipasi warga," tutur Prof Rahmawaty dalam rilisnya pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah pelatihan penggunaan cabutan alam sebagai metode perbanyakan bibit.

Teknik ini dinilai lebih efektif dalam mempertahankan keragaman genetik spesies endemik Sumatera dan menjadi solusi praktis bagi penyediaan bibit di kawasan dengan keterbatasan sumber daya.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi KHDTK Pondok Bulu, Juto Kasudungan Malau, yang mengapresiasi inisiatif USU melalui penyerahan plakat simbolis.

"Dukungan akademisi dalam menjaga kawasan hutan dengan pendekatan riset dan pengabdian sangatlah penting dan ini perlu kita tekankan," turut Juto.

Turut hadir dalam kegiatan ini mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Kehutanan USU yang sedang menjalani Praktik Pengenalan Ekosistem Hutan. Momentum ini menjadi ruang interaksi lintas generasi dalam membangun kesadaran konservasi sejak dini.

Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini menandai langkah konkret dalam menjadikan KHDTK Pondok Bulu sebagai laboratorium alam terbuka yang menyatukan ilmu, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.(TESTI PRISCILLA/R)