PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara atau USU menjalani Praktik Pengenalan Ekosistem Hutan atau P2EH di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus atau KHDTK Pondok Buluh, Kabupaten Simalungun, pada 23 Juni hingga 2 Juli 2025 dengan peserta sebanyak 158 orang.

"Praktik ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang menekankan pentingnya pemahaman langsung terhadap ekosistem hutan tropis," kata salah seorang dosen, Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Hadir pula Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Kaprodi Kehutanan, Para Kepala Laboratorium dan beberapa Dosen Senior dan Junior Universitas Sumatera Utara.

Selama praktik, mahasiswa melakukan identifikasi vegetasi, satwa liar, serta potensi hasil hutan bukan kayu yang ada di kawasan tersebut.

Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan lapangan dan pemahaman ekologis yang mendalam, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Menariknya, kegiatan ini bertepatan dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh para dosen Fakultas Kehutanan USU.

Program pengabdian ini mencakup penanaman pohon multiguna (Multipurpose Tree Species/MPTS), edukasi tentang agroforestri, serta pelatihan pemanfaatan cabutan alam sebagai metode perbanyakan bibit.

Kepala Seksi KHDTK Pondok Buluh, Juto Kasudungan Malau, membuka kegiatan dengan sambutan dan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi antara akademisi dan pengelola kawasan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan pengelolaan hutan lestari. Para dosen dan mahasiswa turut serta dalam penanaman bibit MPTS yang telah disiapkan di lokasi.

"Kegiatan ini tidak hanya memperkuat aspek konservasi, tetapi juga memperkenalkan alternatif sumber pangan yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat sekitar," kata Juto.

Melalui kolaborasi ini, Fakultas Kehutanan USU menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan ekologis yang tinggi. KHDTK Pondok Buluh pun menjadi ruang belajar hidup yang menyatukan ilmu, aksi, dan harapan.(TESTI PRISCILLA/R)