KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sekda Gunung Mas Richard mewakili Bupati Jaya S Monong menjawab tanggapan dari Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gunung Mas terkait pertanian.

"Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui smart agro telah juga menetapkan padi dan jagung sebagai komoditi target," ujar Richard, Sabtu, 28 Juni 2025.

Hal itu sejalan dengan Komoditas Pangan Strategis Nasional  yakni padi dan jagung  yang diharapkan dapat mencapai kondisi swasembada, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Lebih lanjut Richard menjelaskan, selain melalui pembiayaan pemerintah, juga dilakukan akses perbankan melalui Pola Kemitraan dengan nama Ketapang Gaya. 

Kemudian akses kredit/permodalan pada Bank Pembangunan Kalimantan Tengah dilakukan oleh Koperasi Sumber Pangan Gunung Mas dimana di dalamnya bergabung poktan dan gapoktan potensial. 

--page

"Sedangkan, pembayaran kredit dilakukan oleh koperasi terhadap modal/pokok kredit dengan bunga sepenuhnya disubsidi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas," tukasnya.

Sebelumnya, Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gunung Mas menyoroti terkait pembangunan pertanian di Kabupaten Gunung Mas.

"Mohon tanggapan saudara Bupati Gunung Mas tekait kebijakan pertanian pada penyediaan saprodi pertanian, luas lahan padi sawah dan jagung, kerjasama petani, koperasi dan pihak ketiga dalam pengelolaan lahan jagung di Tanjung Riu," kata Juru Bicara Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Sahriah saat itu. (RISKA YULYANA/Y)