BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi terkait kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat Kota Palangka Raya.
Ia khawatir jika masyarakat tidak memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang mitigasi bencana, maka potensi kerugian jiwa dan materi akan semakin besar.
Hasan menjelaskan bahwa edukasi bencana tidak hanya sebatas memberikan informasi jenis-jenis bencana yang mungkin terjadi di Palangka Raya, tetapi juga mencakup langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah bencana terjadi.
Masyarakat perlu diajarkan bagaimana cara mengenali tanda-tanda bahaya, membangun tempat evakuasi sementara yang aman, serta prosedur penyelamatan diri dan pertolongan pertama pada korban.
"Edukasi ini harus menyeluruh dan terintegrasi," ujar Hasan, Sabtu, 28 Juni 2025.
--page
Ia menyarankan sosialisasi juga perlu dilakukan secara berkala melalui berbagai media, seperti media massa, media sosial, dan kegiatan-kegiatan masyarakat.
Lebih lanjut, legislator asal Golkar ini juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan sarana dan prasarana penunjang kesiapsiagaan bencana. Hal ini termasuk penyediaan alat-alat evakuasi, pembangunan tempat penampungan sementara yang memadai, dan sistem peringatan dini yang efektif.
Kesiapan infrastruktur ini akan sangat membantu meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana.
Ia berharap, seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga individu, dapat berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana. Kerja sama dan sinergi yang baik akan sangat penting untuk menciptakan masyarakat Palangka Raya yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.
Dengan edukasi dan kesiapsiagaan yang memadai, diharapkan jumlah korban jiwa dan kerugian materi akibat bencana di Palangka Raya dapat diminimalisir.
"Pencegahan dan kesiapsiagaan jauh lebih efektif dan ekonomis daripada penanganan pasca bencana yang seringkali membutuhkan biaya dan sumber daya yang sangat besar," pungkasnya. (PATHUR/y)









