BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Gema Muharram dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah, yang dinilai sebagai momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda Islami dan berkualitas.
Halikinnor menekankan, peringatan Tahun Baru Islam harus menjadi pengingat untuk memperkuat iman, akhlak, dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ia juga membandingkan antusiasme masyarakat dalam merayakan tahun baru masehi yang tinggi, sedangkan tahun baru Islam kerap terabaikan.
“Terkadang kita sebagai umat Muslim justru lebih semangat merayakan tahun baru Masehi. Padahal, tahun baru Hijriyah adalah momen penting umat Islam untuk refleksi diri. Karena itu saya sangat mengapresiasi PHBI yang telah menggagas lomba-lomba Islami ini,” ucap Halikinnor, Minggu 30 Juni 2025.
Halikinnor menilai, lomba-lomba seperti azan, ceramah agama, dan mewarnai Islami yang dilombakan dalam Gema Muharram sangat bermanfaat untuk melatih keberanian anak-anak tampil sekaligus memperkenalkan mereka pada nilai-nilai agama.
“Kegiatan seperti ini menanamkan nilai akhlak dan agama sejak dini. Mereka adalah generasi penerus, harapan kita untuk Indonesia Emas 2045. Kotim harus ikut menyumbangkan SDM unggul dan religius,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momen tahun baru Islam ini sebagai langkah hijrah pribadi, meninggalkan kebiasaan lama yang kurang bermanfaat menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna.
“Mari bersama kita ubah kebiasaan lama yang tidak bermanfaat agar tidak terulang di tahun ini. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun lalu dan membawa banyak manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya.
Dirinya juga mengingatkan pentingnya introspeksi dan manajemen waktu, karena waktu adalah nikmat yang tidak bisa diulang kembali. Ia mengibaratkan waktu sebagai pedang tajam, yang jika tidak digunakan dengan baik justru akan melukai diri sendiri.
"Waktu itu ibarat pedang, jika kita tidak gunakan dengan sebaik-baiknya, maka akan melukai kita. Gunakan waktu untuk belajar, bekerja, beribadah, dan berkontribusi membangun bangsa,” tuturnya.
Halikinnor berterima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan PHBI Kotim atas inisiatif dan kerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotim, saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya Lomba Gema Muharram Tahun 1447 Hijriyah ini. Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk kita semua,” tutupnya. (DEWI PATMALASARI/H)









