PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang digagas sebagai bentuk pendidikan alternatif bagi masyarakat. 

Ia berharap program tersebut tidak hanya menjadi proyek percobaan semata, melainkan menjadi program berkelanjutan yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya.

“Program Sekolah Rakyat jangan hanya berhenti pada tahap uji coba. Kita ingin ini menjadi program jangka panjang yang konsisten, sehingga benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat Palangka Raya,” ujar Hasan, Minggu 29 Juni 2025.

Hasan menyebut, keberadaan Sekolah Rakyat sangat penting untuk membuka akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit menjangkau pendidikan formal, seperti pemuda putus sekolah, masyarakat prasejahtera, dan kelompok rentan lainnya.

Ia juga mendorong pemerintah kota untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini, termasuk menyediakan sarana, tenaga pengajar, serta pemanfaatan fasilitas yang sudah ada, seperti Balai Latihan Kerja (BLK), agar program dapat segera berjalan secara efektif.

“Jika dikelola dengan baik dan mendapat dukungan semua pihak, Sekolah Rakyat bisa menjadi motor pemberdayaan masyarakat lokal dan mengurangi angka pengangguran,” tambahnya.

Hasan menegaskan, DPRD siap mengawal kebijakan ini agar tetap berjalan secara konsisten, serta mendorong agar anggaran dan regulasi yang mendukung program tersebut masuk dalam prioritas pembangunan daerah. (MARINI/j)