BORNEONEWS, Banjarmasin - Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin mengatakan anggota jamaah haji debarkasi setempat yang wafat bertambah menjadi 10 orang pada musim haji 2025.
"Kita doakan beliau menjadi syuhada haji, amal ibadahnya diterima Allah SWT, moga keluarga yang ditinggal dapat ikhlas dan tabah," ujarnya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu.
Ia mengatakan seorang anggota jamaah yang meninggal pada Sabtu (28/6) di RS An-Nor Hospital, Makkah, Arab Saudi, yakni Sanainah Saini Abdurrahman (71), kloter 12 berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel.
Ia mengatakan 10 haji yang wafat tersebut dimakamkan Tanah Suci Arab Saudi.
Sebanyak sembilan haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat sebelumnya, yakni Acil Suhud Yusuf (81) kloter 4 berasal dari Tabalong (Kalsel), Hartati (49) kloter 6 berasal dari Pulang Pisau (Kalteng), Ardiansyah Arjan Asmuni (63) kloter 12 berasal dari Hulu Sungai Tengah (Kalsel).
Selain itu, Adnan Hadri (79) kloter 3 berasal dari Kapuas (Kalteng), Mujianto Sutomo J (65) kloter 3 berasal dari Kotawaringin Barat (Kalteng), Mustafa Sahamma Putang (90) kloter 11 berasal dari Kotabaru (Kalsel), Siti Aisah (64) kloter 3 berasal dari Kotawaringin Barat (Kalteng), Ramlah (72) kloter 6 berasal dari Kotawaringin Timur (Kalteng) dan Syarkawi Bain Taib (70) kloter 3 berasal dari Kapuas (Kalteng).
Menurut dia, kini jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke Tanah Air sudah sebanyak 3.372 orang yang tergabung pada delapan Kloter.
Ia mengatakan anggota jamaah haji dan petugas haji Debarkasi Banjarmasin yang masih berada di Arab Saudi saat ini 2.121 orang, tergabung dalam lima kloter.
"Lima kloter sisa ini dipulangkan dari Madinah," ujarnya.
Embarkasi Banjarmasin pada musim haji 2025 memberangkatkan 13 kloter dengan total 5.502 haji dan petugas haji berasal dari Kalsel dan Kalteng.
ANTARA









