PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Forum penyamaan persepsi yang digelar oleh BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi wadah penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Latsar CPNS.

Peserta forum terdiri dari penyelenggara pelatihan, coach, mentor, instansi pengirim, hingga penyedia layanan pendukung seperti katering yang berperan penting dalam mendukung kegiatan Latsar.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Kalteng Nunu Andriani menyampaikan pentingnya kesamaan pandangan untuk menjamin proses pelatihan berjalan efektif, transparan, dan berkualitas.

“Seluruh pelatihan didasarkan pada nilai-nilai dasar ASN, core values BerAKHLAK, serta filosofi lokal Huma Betang yang menjadi pijakan pembangunan Kalimantan Tengah,” tegas Nunu, baru baru ini.

Pembahasan teknis dalam forum mencakup metode pembelajaran, sistem asesmen, hingga pelaporan serta bimbingan selama habituasi.

Kegiatan ini turut diapresiasi oleh peserta, seperti mentor dari RSUD dr. Doris Sylvanus, Perawaty, yang menyebut forum ini memperjelas peran strategis pendamping dalam proses pelatihan.

Dengan forum ini, BPSDM memastikan bahwa semua elemen memahami perannya dalam membentuk ASN profesional dan berkarakter. (HERMAWAN DP/H)