SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pemahaman dan hafalan lagu-lagu nasional di kalangan pelajar. 

“Kenapa saya meminta lagu nasional dikumandangkan setiap kegiatan? Karena saat mengunjungi SD saya minta anak-anak menyanyikan lagu Proklamasi, tapi tidak ada yang bisa. Ini sangat memprihatinkan. Lagu-lagu nasional yang diciptakan untuk membangkitkan semangat cinta tanah air dan perjuangan malah diabaikan. Sementara mereka hafal lagu-lagu yang tren masa kini,” ujar Halikinnor, Senin, 30 Juni 2025.

Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat nasionalisme di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, terutama di era gadget dan media sosial saat ini. Oleh karena itu, ia meminta setiap kegiatan di lingkungan pemerintah wajib mengumandangkan lagu nasional.

“Kita ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air. Karena dengan mendengar lagu-lagu nasional itu, rasanya berbeda. Ada semangat tersendiri yang tumbuh,” ujarnya.

Halikinnor menyadari bahwa kemajuan teknologi memang tidak bisa dibendung sepenuhnya. Bahkan, menurutnya, anak-anak saat ini lebih mahir menggunakan gadget daripada orang dewasa. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Kita tidak bisa sepenuhnya membatasi penggunaan gadget. Tapi paling tidak kita bisa membendung arus negatifnya dengan memberikan pendidikan karakter, salah satunya lewat lagu nasional,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)