BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mewacanakan pengembangan Stadion 29 Nopember Sampit menjadi lapangan sepak bola berstandar seperti Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.
“Saya dan seluruh jajaran Pemkab Kotim mendukung penuh pengembangan sepak bola di daerah. Lapangan Stadion 29 Nopember ini sudah berstandar nasional. Bahkan beberapa pemain Liga yang pernah datang menyampaikan bahwa kondisinya sudah sangat layak,” kata Halikinnor, Senin, 30 Juni 2025.
Hal tersebut juga sempat ia utarakan saat membuka HNR Cup I di Stadion 29 Nopember pada 14 Juni 2025 lalu.
Saat ini, lanjut Halikinnor, Pemkab sedang menunggu proses perbaikan pagar dan fasilitas Stadion 29 Nopember.
Pihaknya juga merencanakan pembangunan Gedung Serbaguna di kawasan Bundaran Belanga, yang direncanakan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan rampung pada 2027. Agar Stadion 29 Nopember tidak lagi digunakan untuk kegiatan selain olahraga.
--page
“Jika gedung serbaguna selesai, maka stadion ini akan kita fokuskan sebagai pusat olahraga sepak bola dan atletik, sehingga fungsi dan fasilitasnya bisa lebih optimal,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi semua elemen, mulai dari pemain, pelatih, panitia penyelenggara, hingga masyarakat pecinta olahraga.
“Apalah artinya Bupati membangun lapangan sebagus apapun, kalau tidak ada pemain yang bertanding. Kalau tidak ada panitia juga tidak akan berjalan. Maka ini adalah pekerjaan bersama. Setiap elemen punya peran penting yang saling melengkapi,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









