BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua perusahaan berbasis di Kabupaten Pulang Pisau, yakni PT Menteng Kencana Mas (PT MKM) dan PT Borneo Sawit Gemilang (PT BSG), menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Alsa Lowtogana, Asisten Manajer CSR dari kedua perusahaan, dalam kegiatan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2025 yang digelar di Aurilla Hotel, Senin, 30 Juni 2025.
Kegiatan ini merupakan forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan dunia usaha, untuk mengevaluasi capaian dan tantangan dalam pelaksanaan aksi konvergensi stunting. Kehadiran perwakilan dari PT MKM dan PT BSG menjadi bukti bahwa sektor swasta turut mengambil peran aktif dalam mendukung agenda pembangunan kesehatan masyarakat.
Alsa Lowtogana menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung program-program kesehatan, khususnya di wilayah operasional perusahaan.
“Kami percaya bahwa penurunan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dunia usaha juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi,” ujarnya.
Menurut Alsa, PT MKM dan PT BSG telah menjalankan berbagai inisiatif CSR yang sejalan dengan upaya peningkatan gizi, edukasi kesehatan, dan perbaikan sanitasi di masyarakat. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung target nasional dalam menurunkan prevalensi stunting, sekaligus memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar.
--page
Keterlibatan aktif perusahaan dalam forum evaluasi ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Dengan berbagi praktik baik dan tantangan yang dihadapi di lapangan, diharapkan tercipta strategi yang lebih efektif dan terkoordinasi dalam menangani stunting secara berkelanjutan.
Melalui partisipasi ini, PT MKM dan PT BSG menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah, termasuk dalam bidang kesehatan anak, merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami siap terus berkolaborasi demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Pulang Pisau,” tutup Alsa. (TESTI PRISCILLA/Y)









