BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, mendorong Pemerintah Kota untuk terus melakukan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang keuangan.
Ia menekankan pentingnya digitalisasi anggaran, penguatan pengawasan internal, serta peningkatan kapasitas aparatur sebagai langkah konkret untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Digitalisasi pengelolaan anggaran menjadi sangat penting agar prosesnya lebih transparan dan bisa dipantau secara real time. Hal ini juga meminimalisasi potensi penyimpangan dan mempercepat proses perencanaan maupun realisasi,” ujar Subandi, Senin, 30 Juni 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan internal yang kuat sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan setiap program berjalan sesuai aturan.
“Pengawasan tidak bisa hanya formalitas. Harus diperkuat dengan sistem yang responsif dan SDM yang kompeten. Pemerintah harus hadir lewat aparatur yang profesional dan memahami regulasi dengan baik,” tegasnya.
Menurut Subandi, tantangan pembangunan kota ke depan membutuhkan sistem pemerintahan yang adaptif dan berbasis data.
Oleh karena itu, ia juga mendorong peningkatan kapasitas aparatur di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik melalui pelatihan teknis, pemanfaatan teknologi informasi, hingga pembinaan etika pelayanan publik.
“Kita ingin birokrasi yang tidak hanya cepat dalam bekerja, tetapi juga tepat dalam bertindak,” katanya.
Subandi menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung program reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya demi menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang berkelanjutan. (MARINI/j)









