BORNEONEWS, Sampit – Camat Kota Besi (Kobes) Muhammad Huzaifah kembali mengusulkan peningkatan jalan Kandan–Camba yang sebelumnya sempat tertunda akibat efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.
Usulan tersebut disampaikan karena jalan Kandan-Camba memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor ekowisata Pulau Hanibung yang direncanakan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor serta meningkatkan konektivitas antar desa di wilayah Kecamatan Kota Besi.
"Proses lelang sebelumnya sudah sempat berjalan dengan nilai anggaran sekitar Rp27 miliar, namun karena adanya efisiensi anggaran, proyek ini tertunda. Kami telah mengusulkan kembali dalam pembahasan RPJMD kemarin dan Alhamdulillah sudah dimasukkan sebagai prioritas,” ujar Huzaifah, Senin, 30 Juni 2025.
Menurut Huzaifah, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai akan sangat menunjang pengembangan kawasan ekowisata Pulau Hanibung, yang telah dirancang oleh Bupati sebagai destinasi unggulan berbasis pelestarian lingkungan dan wisata alam, termasuk potensi konservasi orangutan.
“Jika infrastrukturnya baik, otomatis akan memperlancar akses masyarakat maupun wisatawan,” imbuhnya.
Jalan Kandan–Camba berfungsi sebagai akses utama yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kota Besi, yaitu Desa Camba, Kandan, Soren, Simpur, hingga Palangan. Peningkatan jalan sepanjang 3 hingga 5 kilometer yang direncanakan akan dilakukan melalui pengaspalan agregat dianggap mendesak karena kondisinya yang saat ini belum layak.
“Kami minta dukungan dari pemerintah daerah agar peningkatan jalan ini segera terealisasi. Apalagi wilayah ini telah ditetapkan sebagai kawasan ekowisata, maka perlu perhatian serius,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









