BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan langkah strategis dalam kerja sama pemanfaatan aset milik PT Pertamina berupa jalan dan landing site yang berada di wilayah Barito Timur. Rapat lanjutan terkait hal ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 30 Juni 2025, dan dipusatkan di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 005/412/LLJ/2025 tertanggal 26 Juni 2025 serta hasil koordinasi sebelumnya pada 3 Juni 2025. Tujuannya adalah mempercepat proses formal perjanjian kerja sama guna memaksimalkan infrastruktur strategis milik Pertamina untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan konektivitas di Barito Timur.
Pj Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, yang memimpin jalannya rapat dari pihak kabupaten, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan optimalisasi aset publik tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap aset yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal demi mendorong pembangunan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Misnohartaku.
Ia didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Timur, Edius Uhing, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Turut hadir pula Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barito Timur.
"Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Barito Timur dalam menjamin pengelolaan aset yang transparan, efisien dan memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah," kata Misnohartaku.
Pemkab Barito Timur berharap proses kesepakatan kerja sama segera rampung dan implementasinya dapat langsung dirasakan masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan akses jalan dan konektivitas wilayah. (AGUSTINUS BOLE MALO/J)









