BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seiring waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, Panitia Pelaksana Festival Babukung 2016 Kabupaten Lamandau meminta agar pihak kecamatan selaku koordinator desa-desa untuk dapat serius melakukan persiapan dalam menyukseskan gelaran akbar tahunan di Lamandau ini.

Meskipun tidak dipungkiri bahwa masih banyak segudang tugas lain di masing-masing kecamatan, tapi panitia berharap agar gelaran Festival Babukung dijadikan kegiatan prioritas dalam waktu dekat ini.

Hal tersebut seperti disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Festival Babukung FX. Perwiragato, saat dikonfirmasi Minggu (23/10/2016).

"Waktu pelaksanaan (Festival Babukung) sudah kian dekat, bahkan tinggal menghitung hari, sudah saatnya pihak kecamatan dalam hal ini selaku koordinator desa-desa, berkonsentrasi penuh dan serius menyiapkan segalanya," pinta Gato.

Gato mengingatkan, waktu pelaksaan Festival Babukung tahun 2016 tidak ada perubahan. Pelaksanaan akan digelar pada 28-30 Oktober 2016.

"Jika sebelumnya mungkin persiapannya masih diserahkan kepada masing-masing desa, kini harus sudah dikoordinir dan tanggungjawabnya diambil alih kecamatan. Pastikan semuanya telah siap, baik dalam hal penentuan kategori bukung, penentuan tarian atau pola lantai, hingga kostumnya," kata dia.

Sementara itu, seperti yang sudah diketahui, sejumlah calon peserta festival babukung sudah mulai tampak berlatih setidaknya dalam dua pekan terakhir. Tak jarang juga jika di beberapa kecamatan dipastikan persiapannya telah mencapai 100 persen. Hal tersebut seperti diungkapkan Camat Menthobi Raya Riko Rurwanto.

"Peserta dari kecamatan kami telah siap 100 persen, mulai dari kategori bukung, pembuatan luha' (topeng) hingga kostum, semunya telah dipersiapkan dengan baik, tinggal menunggu hari H-nya saja," kata Camat Riko, Minggu (23/10/2016) sore.

Ia juga mengatakan, dari 11 desa yang ada di kecamatannya, kesemuanya dipastikan akan berpartisipasi menyukseskan Festival Babukung 2016. Dari 11 Desa tersebut, kesemuanya akan menggunakan bukung berbeda-beda.

"Dari 11 Desa ini, semua kategori bukungnya berbeda, artinya dari kecamatan Menthobi Raya akan ada 11 jenis buung berbeda yang akan beratraksi. Semua peserta juga telah siap dan telah cukup lama berlatih. Kita rencanakan untuk bertolak ke Nanga Bulik pada H-1 nanti," tukasnya. (HENDI NURFALAH/m)