PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atau Kobar berhasil meraih peringkat pertama sebagai kabupaten/kota dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah tahun 2025. Capaian ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor, termasuk dukungan signifikan dari dunia usaha seperti PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (PT SSMS Tbk).

Dalam forum penilaian kinerja yang digelar di Palangka Raya kemarin, SSMS melalui Manajer CSR-nya, Abdur Rohman, hadir sebagai perwakilan sektor swasta yang aktif mendukung program penurunan stunting. Kehadiran SSMS menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghasilkan dampak positif yang terukur bagi masyarakat.

"Dukungan dari SSMS melalui program CSR Pilar Kesehatan sangat membantu kami dalam memperluas jangkauan intervensi, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh layanan pemerintah," ujar Wakil Bupati Kobar, Suyanto.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama yang melibatkan sembilan perangkat daerah, satu instansi vertikal, dan mitra korporasi.

SSMS sendiri telah menjalankan berbagai program yang mendukung perbaikan gizi, edukasi kesehatan, dan peningkatan sanitasi di sekitar wilayah operasionalnya. Komitmen perusahaan untuk terlibat aktif dalam isu-isu strategis seperti stunting menjadi bagian dari kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

--page

Pemerintah Kabupaten Kobar mencatat bahwa sebagian besar indikator cakupan layanan telah mencapai lebih dari 80 persen, menunjukkan efektivitas pendekatan konvergensi yang diterapkan. Selain itu, evaluasi rutin dan pembaruan data menjadi kunci dalam memastikan intervensi yang tepat sasaran.

Dengan capaian ini, Kobar tidak hanya menunjukkan kemajuan dalam penurunan stunting, tetapi juga menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” tutup Suyanto. (TESTI PRISCILLA/Y)