BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, menyoroti maraknya truk bermuatan lebih yang melintas di jalan utama atau jalur protokol kota.
Menurutnya, keberadaan kendaraan berat tersebut sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama di jam-jam sibuk.
Hap menilai, masuknya truk bermuatan besar ke jalur protokol seharusnya mendapatkan pengawasan yang ketat dari instansi terkait.
Ia juga mengingatkan beberapa ruas jalan di Palangka Raya tidak dirancang untuk menampung beban berat secara terus-menerus.
“Truk bermuatan lebih yang masuk ke jalur protokol bisa merusak infrastruktur jalan dan membahayakan pengendara lain, terutama kendaraan kecil dan pengguna sepeda motor,” ujarnya, Selasa, 1 Juli 2025.
Ia mendesak Dinas Perhubungan serta aparat penegak hukum untuk lebih tegas menertibkan kendaraan-kendaraan tersebut. Pengaturan waktu operasional dan jalur khusus truk juga perlu ditegakkan agar tidak mengganggu lalu lintas dan kenyamanan warga.
“Kami meminta ada pembatasan jam operasional untuk truk-truk besar. Jangan sampai aktivitas ekonomi justru mengorbankan keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hap berharap adanya koordinasi lintas sektor antara pemerintah kota, kepolisian, dan pelaku usaha transportasi agar solusi yang diambil tetap memperhatikan keselamatan dan kepentingan umum. (MARINI/j)









