BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam suasana yang sarat kekhidmatan dan haru, Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr. Dr. Aloysius M. Sutrisnaatmaka, MSF, berkesempatan bertemu langsung dengan Paus Leo XIV di Vatikan.
Pertemuan ini terjadi dalam rangkaian ziarah umat Katolik yang dipimpinnya ke Tanah Suci Gereja Katolik. Momen tersebut menjadi perjumpaan yang tak hanya bersejarah, tetapi juga menyentuh sisi spiritual yang mendalam bagi seluruh rombongan.
Di tengah hiruk-pikuk Vatikan yang selalu ramai oleh peziarah dari berbagai penjuru dunia, audiensi dengan Paus Leo XIV menjadi titik puncak perjalanan rohani tersebut. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Uskup Aloysius menyampaikan salam dan doa dari umat Keuskupan Palangka Raya, serta harapan akan semakin eratnya persaudaraan dalam Gereja universal.
Paus Leo XIV, yang baru terpilih menggantikan pendahulunya, menyambut hangat kehadiran Uskup Aloysius dan rombongan. Dalam pertemuan singkat namun bermakna itu, Paus memberikan berkat khusus bagi umat di Kalimantan Tengah, seraya mengajak seluruh umat untuk terus menjadi saksi kasih di tengah keberagaman budaya dan tantangan zaman.
Bagi Uskup Aloysius, pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengalaman rohani yang memperteguh panggilan pelayanannya.
“Melihat wajah Paus dari dekat, mendengar suaranya yang lembut namun penuh wibawa, saya merasa dikuatkan untuk terus melayani umat dengan kasih dan kesetiaan,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Pertemuan antara Uskup Palangka Raya dan Paus Leo XIV menjadi simbol kuat akan keterhubungan Gereja lokal dengan pusat Gereja Katolik dunia. Di tengah dunia yang terus berubah, momen ini mengingatkan bahwa iman dan persaudaraan tetap menjadi jembatan yang menghubungkan umat dari berbagai belahan dunia. (TESTI PRISCILLA/H)









