BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Diskominfosantik mempercepat program penyediaan sarana internet di 376 desa dan kelurahan yang masih mengalami blankspot jaringan.
Plt Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana mengatakan, program ini merupakan bagian dari realisasi HUMA BETANG, sebagai prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.
Sebanyak 376 lokasi tersebar di 11 kabupaten dan 1 kota, dengan distribusi perangkat internet Starlink bertahap mulai Mei hingga Agustus 2025.
Hingga 30 Juni 2025, tercatat 202 perangkat telah aktif online, 18 belum aktif, dan 149 masih dalam proses distribusi.
Beberapa kendala yang dihadapi antara lain akses jalan yang sulit, keterbatasan kendaraan, dan ketiadaan SDM operator.
Rangga menyebut targetnya seluruh perangkat akan aktif pada minggu pertama Agustus 2025 untuk mengatasi kesenjangan digital.
“Program ini diharapkan mampu membuka akses informasi dan memperluas layanan publik hingga pelosok Kalteng,” kata Rangga di Palangka Raya, Selasa, 1 Juli 2025. (HERMAWAN DP/H)
Diskominfosantik Kalteng Percepat Akses Internet di 376 Desa Blankspot
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







