KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Penggunaan knalpot racing atau brong maupun knalpot modifikasi di sepeda motor, banyak dikeluhkan warga Kuala Kapuas. Suara knalpot yang sangat memekakkan telinga tersebut begitu mengganggu kenyamanan warga Kuala Kapuas.

“Keberadaannya sangat mengganggu kenyamanan kita. Pengguna sepeda motor berknalpot racing ini juga sama sekali tidak punya etika dalam berkendaraan, tak peduli di jalan besar maupun gang,” kata Rusniah, warga Kuala Kapuas pada Rabu, 2 Juni 2025.

Selain itu, warga mengaku pengendara motor berknalpot bising tersebut kerap kali mondar-mandir dan bahkan standing di jam istirahat warga. Tentunya hal ini membuat jengkel warga.

“Selain itu mereka juga sering kumpul-kumpul hingga larut malam. Kami mohon pihak kepolisian selain memberikan himbauan dan patroli di malam hari, juga melakukan penindakan agar ada efek jera," tambah Rusniah.

Menurutnya perlu ada efek jera berupa tindakan tegas dan konsisten dari kepolisian, agar penggunaan knalpot brong bisa berkurang secara signifikan di Kuala Kapuas.

Dari pengamatan Borneonews di Kuala Kapuas tak jarang ditemukan ataupun terdengar suara menggelegar dari motor berknalpot brong, tidak tahu tempat dan waktu.  Bahkan bunyi kerasnya bisa membuat terkejut pengendara atau pengguna jalan lainnya saat berlalu lintas.

Satlantas Polres Kapuas memang telah berupaya menekan penggunaan knalpot brong tersebut melalui peningkatan patroli dan pendekatan persuasif serta penindakan, namun tetap saja jumlah penggunanya tak sedikit. (SABRIANOOR/j)