SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit –  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan masih menjadi yang tertinggi.  Sehingga saat rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) paling banyak dicari. 

"Memang masih banyak kebutuhan tenaga pendidik terutama di pelosok. Kalau di kota memang tidak terlalu banyak kebutuhannya.   Kebutuhan terbesar justru di daerah-daerah," ujar Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, Kamis, 3 Juli 2025.

Tidak hanya tenaga pendidik, Kamaruddin menyebut tenaga kesehatan juga sangat dibutuhkan terutama untuk mengisi kebutuhan puskesmas di pelosok. 

"Beberapa puskesmas, seperti di Sangai, masih kekurangan dokter ASN.  Saat ini pelayanan kesehatan di sana masih ditangani oleh tenaga non-ASN," jelasnya.

Meskipun beberapa CPNS tenaga kesehatan telah lulus seleksi,  penempatan di daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri. Sebagian besar dari mereka memilih mengundurkan diri karena lokasi yang dipilih dinilai tidak sesuai. 

--page

  "Ada beberapa yang mengundurkan diri karena lokasi penempatannya terpencil, termasuk di Antang Kalang," tambah Kamaruddin.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan ini menjadi paling banyak diperlukan untuk mengisi sekolah dan puskesmas di pelosok di Kotim. Sehingga pada rekrutmen CASN nanti, pihaknya akan kembali mengajukan formasi tersebut. 

"Formasi itu tetap kami usulkan kembali. Kami  berharap bisa ada yang berminat dan lulus. Karena berminat saja tidak cukup kalau tidak lulus tes,  ada syarat sehingga harus memenuhi persyaratan sebagai yang ditetapkan oleh Panselnas," pungkasnya. (DEVIANA/Y)