BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi Serap Aspirasi (SERASI) di aula STMIK Palangka Raya.
Kegiatan yang dibuka Kepala Diskominfo Saipullah ini dihadiri Wakil Ketua III STMIK Palangka Raya, Dr. Maura Widyaningsih, civitas akademika, dan mahasiswa. Fokus utama sosialisasi adalah pengenalan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).
Saipullah menekankan pentingnya mahasiswa sebagai agen perubahan untuk memahami dan memanfaatkan aplikasi LAPOR. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat menyampaikan keluhan, saran, dan aspirasi terkait layanan publik.
Menurutnya, LAPOR merupakan wujud komitmen Pemkot Palangka Raya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan responsif.
"Aplikasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan," katanya, Kamis, 3 Juli 2025.
--page
Saipullah berharap mahasiswa dapat menjadi perantara pemerintah dalam menyebarluaskan informasi tentang aplikasi LAPOR ke masyarakat luas. Ia ingin mahasiswa berperan aktif dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga.
Dengan demikian, program pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain sosialisasi LAPOR, kegiatan SERASI juga menandai penandatanganan komitmen Gen Z Anti Bungkam. Komitmen ini berisi kesepakatan mahasiswa untuk berani menyuarakan ketidaksesuaian pelayanan publik, menjadi pelopor pemerintahan transparan, menolak hoaks dan ujaran kebencian, serta mengajak teman sebaya peduli terhadap isu pelayanan publik.
Penandatanganan komitmen ini merupakan bagian penting dari upaya Pemkot Palangka Raya untuk melibatkan generasi muda dalam pengawasan dan perbaikan pelayanan publik. Dengan partisipasi aktif generasi muda, diharapkan tata kelola pemerintahan di Palangka Raya dapat semakin baik dan akuntabel.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkot Palangka Raya dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pembangunan kota.
"Sosialisasi aplikasi LAPOR dan komitmen Gen Z Anti Bungkam diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan transparan," pungkasnya. (PATHUR/y)









